Program menerima mahasiswa baru melalui 4 jalur umum setiap tahun, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Penerimaan Perguruan Tinggi (SBMPTN), seleksi mandiri, dan khusus asing mahasiswa, Seleksi Program Transfer Jenjang (SPAJ). Penerimaan mahasiswa baru di masing-masing
program studi dikoordinasikan oleh Universitas Negeri Malang. Proses pendaftarannya adalah dilakukan secara online melalui http://home.seleksi.um.ac.id/, sehingga mudah diakses oleh masyarakat, pemangku kepentingan, dan calon mahasiswa. Setiap program studi memiliki kapasitas 3 penawaran, yang masing-masing menampung 25 sampai 30 siswa. Berdasarkan statistik UM, adalah fakta bahwa kedua prodi tersebut semakin diminati calon mahasiswa dari tahun ke tahun, dengan tarif rata-rata masuk 1:15 dan 1:5 untuk Program Studi Sarjana Elektro Teknik dan Program Studi Sarjana Pendidikan Teknik Elektro, masing-masing, dimana setiap program studi memiliki daya tampung 60 mahasiswa. Hanya setelah selesainya proses pembayaran dan pendaftaran mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan orientasi mahasiswa (PKKMB) yang dikelola FT. Di dalam kegiatan mahasiswa baru diberikan pengenalan lingkungan akademik UM dan
kemudian dititipkan oleh Fakultas Teknik kepada Jurusan Teknik Elektro dan akhirnya kepada masing-masing prodi untuk mendapatkan sosialisasi dan arahan terkait pengaturan lembar rencana studi.

Penerimaan mahasiswa asing dikoordinasikan oleh Kantor Internasional UM Hubungan. Proses rekrutmen dilakukan dengan mengikuti prosedur di bawah ini:

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, mahasiswa asing ini kemudian mengikuti kegiatan persiapan oleh program Bahasa Indonesia untuk Bahasa Asing (BIPA) untuk melatih kemampuan Bahasa Indonesia mereka di bawah koordinasi Kantor Hubungan Internasional UM selama satu semester. Kegiatan persiapan ini dimaksudkan untuk mengenalkan kepada mahasiswa asing budaya dan bahasa Indonesia agar tidak terjadi “culture shock”. Kemampuan bahasa Indonesia sangat penting bagi mahasiswa asing dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal dalam aktivitas pribadinya sehari-hari. Koordinator Program Studi yang menjadi pembimbing akademiknya akan membantu mereka dalam menyelesaikan segala urusan akademiknya.

Selain menerima mahasiswa baru, prodi juga menerima mahasiswa transdisipliner. Mahasiswa transdisiplin dapat berasal dari luar program studi di UM atau dari luar kampus. Tata cara penerimaan mahasiswa melalui jalur transdisipliner ini adalah sebagai berikut: